Langsung ke konten utama

Postingan

Belajar Kepemimpinan Dengan Mengikuti Nutrifood Leadership Award 2019

Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah untuk diraih. Butuh banyak kriteria dan skill untuk bisa jadi pemimpin yang baik. Selain itu, kamu juga harus memiliki jiwa leadership. Ada kriteria tertentu yang harus kamu penuhi agar dapat disebut sebagai pemimpin yang baik. Menurut  Boldsky , ada 10 kriteria untuk menjadi pemimpin yang baik, di antaranya punya jiwa kreatif, belajar dari bawahan, memberikan kesempatan pada orang lain untuk melakukan tugasnya, jangan memerintah, bersimpati pada masalah pribadi bawahan, memerhatikan minat bawahan, memberi saran pada bawahan, selalu berpikir positif dan bergabung dalam tim kerja. Nah, jika kamu berniat ingin jadi pemimpin namun merasa tidak percaya diri karena tidak memiliki jiwa  leadership , jangan minder. Karena untuk menumbuhkan jiwa pemimpin ternyata bisa dipelajari lho.  Hal inilah yang diajarkan dalam Nutrifood Leadership Award 2019. Ajang ini memberikan penghargaan bagi para mahasiswa Indonesia yang berpotensi ...

Tuntutan Rakyat Belum Terakomodasi

Aksi demo mahasiswa berlangsung secara masif di berbagai daerah dan berpusat di gedung DPR-RI Jakarta. Mahasiswa yang turun ke jalan menuntut agar DPR-RI menunda pengesahan beberapa RUU yang dirasa meresahkan masyarakat dan mengancam eksistensi HAM. Ada yang perlu disoroti dari aksi yang terjadi, karena lima hari sebelum aksi demonstrasi ini pemerintah sudah secara tegas dan jelas menyampaikan bahwa meminta penundaan pengesahan RUU dan tidak akan dilakukan oleh DPR-RI periode sekarang. Tetapi pernyataan dari pemerintah tersebut seakan-akan belum dapat memuaskan idealisme masyarakat khususnya mahasiswa. Kita bersama paham bahwa mahasiswa memang pernah mengambil peran penting dalam pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) melalui reformasi di negara ini. Penyakit KKN yang menggerogoti negara pada era pemerintahan Presiden Soeharto hanya bisa disembuhkan setelah mahasiswa dengan idealismenya turun tangan untuk menunjukkan rasa ketidaknyamanan mereka dan masyarakat. Namu...

Bangkitkan Nilai Kesusilaan Demi Persatuan

Baru-baru ini di Buton, Sulawesi Tenggara terjadi bentrokan antar warga yang menyebabkan terbakarnya puluhan rumah akibat permasalahan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik. Apa yang terjadi di sana merupakan cerminan kemunduran moral dan akhlak kita sebagai masyarakat. Perlu direnungkan bagaimana bisa hanya karena suara bising knalpot dari konvoi sepeda motor (kumparan.com) lantas menyebabkan banyak kerugian material dan immaterial yang seharusnya tidak terjadi. Banyak pelajaran yang harus kita ambil dari kasus yang terjadi di Buton tersebut agar kiranya kejadian yang sangat disesalkan itu tidak akan terulang lagi, sebab kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan perselisihan seperti bentrokan, rusuh, tawuran dan lainnya itu hanya akan menghambat kemajuan bangsa dalam berbagai sektor. Kejadian demikian selain dapat menggoyahkan persatuan juga hanya akan menyisakan duka dan goresan kelam dalam sejarah masyarakat. Tentu kita tidak ingin lagi mewarisi cerita-cerita...

Puisi "Bulan"

Untuk dia yang jauh di sana, Bulan. Langit cerah dikabuti rindu. Bulan sedang menanti seorang sahabat sejati. Bersama sang fajar gelisah menunggu. Hingga ditemani senja tuk dapat bersua kembali. Dia tak sabar disapa mentari. Yang hanya berjumpa saat malam tiba. Takut pun sirna di gelapnya hari. Sebab bulan kan bercahaya. Membawa pesan dari mentari, yang isinya tentang harapan. Walau dipisah jauhnya jarak. Sahabat sejati selalu ingat kembali. Bagai sinar mentari yang tak pernah ingkar janji. Tuk menghampiri bulan meski dalam kegelapan. Oleh: I Gede Yudi Arsawan 04/06/2019

Mengamati Hambatan Pendidikan di Indonesia

Pendidikan sudah jelas merupakan salah satu kunci kesuksesan dan kemajuan suatu bangsa. Melalui pendidikan pula maka manusia akan dapat terbentuk menjadi manusia yang bermartabat. Sebagaimana juga disampaikan oleh Tan Malaka bahwa tujuan pendidikan adalah untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan. Tanpa adanya pendidikan maka manusia akan menjadi gelisah dan kebingungan. Bisa dibayangkan bagaimana hidup seorang manusia yang tidak dapat membaca, tidak dapat berhitung dan tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Manusia yang demikian tentunya akan sangat susah untuk bisa hidup mandiri dan harus selalu hidup dalam pendampingan. Hal yang demikian mungkin masih dapat dimaklumi apabila terjadi pada mereka yang menderita penyakit atau kelainan, akan tetapi menjadi tidak wajar apabila itu dialami oleh manusia normal yang sehat. Jika itu masih terjadi kepada manusia normal maka kemungkinan penyebabnya karena mereka tidak mendapat akses pendidikan ata...

Tata si Penyu Pemberani

Cerita ini saya buat karena masih prihatin terhadap kondisi Pulau Bali yang selalu dipenuhi sampah dimana-mana. Tidak di kampus, mall, jalan raya bahkan di pantai masih selalu terlihat banyak sampah yang berserakan. Padahal apabila sampah itu berakhir di lautan apalagi itu sampah plastik yang tidak bisa terurai maka tentunya akan dapat merusak ekosistem yang ada di bawah laut. Dikarenakan sudah cukup lelah untuk menasehati orang-orang "dewasa" yang s elalu merasa benar apabila ditegur untuk tidak membuang sampah sembarangan. Maka lebih baik mendidik anak-anak yang merupakan generasi penerus melalui sebuah cerita yang diharapkan dengan begitu akan dapat memutus kebiasan buruk dari generasi pendahulu mereka. Saya harap cerita ini dapat diceritakan kepada anak-anak sekolah terutama yang tinggal di pegunungan, agar mereka sadar dan mulai peduli untuk menjaga lingkungan demi alam yang lebih sehat. “If your plan is for one year plant rice. If your plan...

Tanggung Jawab Rakyat Dalam Demokrasi Pancasila

Sebuah negara disebut demokrasi sering kali diukur apabila negara tersebut menyelenggarakan pemilu. Pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan pemerintahan yang dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dengan pemilu maka pengambilan keputusan dan eksekusi keputusan dalam pemerintahan suatu negara, secara langsung dianggap dilakukan oleh rakyat itu sendiri, meskipun pada prakteknya hal tersebut dilakukan oleh para wakil rakyat dan presiden.  Indonesia sebagai negara yang meletakkan kedaulatannya di tangan rakyat, menganut sebuah sistem demokrasi yang disebut dengan demokrasi Pancasila. Prinsip demokrasi Pancasila ini secara umum merupakan cerminan sila ke empat Pancasila itu sendiri yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Dalam sistem demokrasi Pancasila, unsur musyawarah untuk mufakat dan unsur perwakilan merupakan unsur terpenting yang sekurang-kurangnya harus dipenuhi dalam kehidupan bernegara. Di ne...

Tantangan Mewujudkan Perdamaian Berkelanjutan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan pengertian bahwa perdamaian berarti martabat, kesejahteraan bagi semua, bukan hanya keadaan tanpa perang. Dalam Tujuan 16 Sustainable Development Goals (SDGs) yang juga diinisiasi oleh PBB ditekankan mengenai betapa pentingnya untuk mempromosikan masyarakat yang damai dan inklusif serta tersedianya akses keadilan bagi semua orang.  Pemerintah Indonesia dalam usahanya untuk mewujudkan Tujuan 16 yang juga dipandang sejalan dengan RPJMN 2015-2019 sudah menetapkan beberapa target nasional untuk dapat dicapai yang diantara lainnya adalah mengendalikan kekerasan terhadap anak, perwujudan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia melalui legislasi dan penegakan HAM, peningkatan peran Indonesia di tingkat global, ASEAN, G-20 Global dan APCE, dan lain-lain. Pada tahun ini, pemerintah patut diapresiasi karena telah berhasil mencapai salah satu targetnya dalam upaya meningkatkan peran Indonesia di tingkat global yakni deng...

Masyarakat Minim Wawasan Tupoksi Wakil Rakyat

Hanya dalam hitungan minggu lagi, masyarakat akan merayakan pesta demokrasi lima tahunan. Pada pemilu kali ini bukan hanya presiden dan wakil Presiden yang dipilih, namun juga akan memilih wakil rakyat dari berbagai tingkatan untuk dapat mewakili suara masyarakat baik di daerah maupun pusat. Seperti suasana menjelang pemilu pada umumnya, penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta lembaga swadaya masyarakat yang menaruh perhatian terhadap pelaksanaan pemilu sedang gencar-gencarnya mengajak masyarakat yang memiliki hak pilih untuk menggunakan haknya dengan baik dan tidak menjadi golongan putih alias golput.  Selain itu ajakan untuk melawan segala bentuk politik hoax dan politik SARA juga terus dikumandangkan. Sedangkan disisi lain yaitu para peserta pemilu terutama bagi mereka yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif juga sedang sibuk-sibuknya berkampanye untuk mempromosikan visi dan misinya apabila nanti terpilih menjadi seorang wakil rakyat. W...

Mengantisipasi Sikap Primordial Dalam Masyarakat

Sikap primordial merupakan sikap kedaerahan yang berlebihan yang selalu mengganggap bahwa kebudayaan di daerahnya lebih baik daripada kebudayaan di daerah lain. Adanya sikap yang seperti ini dapat menyebabkan masyarakat suatu daerah merendahkan dan tidak menghormati kebudayaan di daerah lain. Sebenarnya sikap yang demikian sangat bertentangan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia karena kata “kesatuan” dalam NKRI selain memiliki makna sebagai bentuk negara juga dapat bermakna sebagai persatuan dalam kebhinnekaan yang juga merupakan penjabaran dari semboyan negara Indonesia yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Persatuan dalam perbedaan merupakan prinsip dasar yang paling ditekankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di negara Indonesia yang majemuk ini, karena untuk dapat menyatukan sebuah perbedaan bukan merupakan hal yang mudah dan tidak mungkin dapat terwujud apabila tidak ada sikap toleransi, tenggang rasa dan saling menghorma...

Reformasi Program Revolusi Mental

Revolusi mental merupakan salah satu program dalam Nawa Cita milik Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam Nawa Cita, salah satu agenda yang paling banyak diperbincangkan adalah poin nomor 8 (delapan) yaitu, melakukan revolusi karakter bangsa atau sering juga disebut dengan istilah revolusi mental. Program revolusi mental sendiri digagas untuk menggalakkan pembangunan karakter untuk mempertegas kepribadian dan jati diri bangsa. Jika melihat kondisi bangsa saat ini maka gagasan revolusi mental memang merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan karena mengingat derasnya arus globalisasi yang sulit untuk dibendung yang juga dapat menimbulkan berbagai ancaman terhadap kepribadian dan jati diri bangsa. Untuk itu sebenarnya apabila program revolusi mental dijalankan dengan sungguh-sungguh maka program ini dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagai ancaman yang disebabkan oleh pengaruh globalisasi. Akan tetapi permasalahannya adalah program revol...

Mengikuti Pemilihan Mahasiswa Berprestasi di tingkat Fakultas

Pada tahun ini saya mengikuti pemilihan mahasiswa berprestasi (pilmapres) di tingkat fakultas, pilmapres merupakan salah satu kegiatan yang bergengsi bagi para mahasiswa yang memiliki berbagai prestasi akademik maupun non-akademik untuk mendapatkan penghargaan dan pengakuan atas prestasi-prestasi yang dimilikinya. Sebenarnya saya sempat hampir mengurungkan niat untuk mengikuti Pilmapres di tingkat fakultas pada tahun ini, karena saya pikir pasti akan kekurangan waktu untuk mempersiapkan persyaratan dokumen yang cukup banyak dan kebetulan juga dalam waktu yang bersamaan saya masih dalam persiapan untuk mengikuti kompetisi peradilan semu ALSA NMCC Piala Mahkamah Agung XXII. Tetapi berkat dorongan dan dukungan dari orangtua, akhirnya seluruh persyaratan dokumen bisa saya lengkapi dan penulisan Karya Tulis Ilmiah yang merupakan salah satu syarat untuk mengikuti pilmapres pun dapat saya seles aikan dalam waktu kurang dari 3 hari, itu pun selalu saya kerjakan pada waktu dini hari karena ...

Menjadi Bangsa Yang Bersatu

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keragaman suku, budaya, agama, ras, dan bahasa, bangsa ini juga menempati kepulauan Nusantara yang terdiri dari beribu-ribu pulau banyaknya. Menurut Ernest Renan seorang ahli asal Perancis, pengertian bangsa adalah sekelompok manusia yang berada dalam suatu ikatan batin yang dipersatukan karena memiliki persamaan sejarah, serta cita-cita yang sama. Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa memiliki cita-cita yang sama merupakan salah satu ciri suatu bangsa. Begitu pun dengan bangsa Indonesia, dibalik keragamannya bangsa ini juga memiliki kesamaan cita-cita sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu untuk mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Menurut penulis cita-cita yang tercantum dalam UUD 1945 tersebut telah diuraikan secara berurutan yaitu dimulai dari mencapai kemerdekaan terlebih dahulu, lalu setelah merdeka maka bangsa ini harus bersatu, kemudian dengan bersatu maka akan dapat me...

Mengisi Kemerdekaan Indonesia

Pada tanggal 17 Agustus 1945 teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan dan menandakan bahwa rakyat Indonesia sudah merdeka dan berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Setelah Indonesia merdeka selanjutnya masyarakat perlahan-lahan mulai terpanggil untuk saling bergotong royong membangun pondasi awal negara yang kuat sehingga mampu menopang masa depan bangsa yang lebih baik. Setelah kondisi kehidupan masyarakat berangsur membaik lalu muncul kembali permasalahan lain yakni masalah internal bangsa yang berkaitan dengan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahan pada saat itu kemudian membuat terjadinya Reformasi. Dua puluh tahun Reformasi sudah berlalu tetapi masih banyak yang terjebak dalam nostalgia masa lalu dan belum bisa  move on  dari peristiwa tersebut. Tujuan dari reformasi untuk memperbarui tatanan kehidupan bermasyarakat agar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 belum sepenuhnya terealisasi. T...